Pragmatics is a Matter of Probabilities in Language Use

Jumanto Jumanto PhD in Linguistics (Pragmatics), Universitas Indonesia, 2006. Dosen Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Dian Nuswantoro Semarang.

Linguistics is deterministic within more of etic perspectives. Pragmatics is probabilistic within more of emic perspectives, researching how politeness happens (harmony/FSA-FTA management); how impoliteness happens (disharmony/face-threat/agression); or how im/politeness does not happen, as meaning interaction is sociopragmatically allowable or strategic or politic (interaction-based face-threat). Language use is indeed a matter of probabilities (Jumanto, 2014; 2017; Leech, 1983). In most recent development of pragmatics, the so-called emic perspectives may be elaborated into the so-called emic-concepts and emic practices (Haugh, 2011).

Salam Pragmatik!

Asal-Usul Pragmatik dan Pengaruhnya

Jumanto Jumanto PhD in Linguistics (Pragmatics), Universitas Indonesia, 2006. Dosen Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Dian Nuswantoro Semarang.

Pragmatik berasal dari kata “pragmeme” (human act; Mey, 1998; 2001), yang artinya tindak manusia. Tindak manusia bisa verbal dan non-verbal. Secara cerdas Austin (1950’s) mengelaborasi tindak verbal tsb menjadi speech act dalam teorinya Speech-Acts Theory, terinspirasi oleh language function Buhler (1918), tentang asal-usul masalah pragmatik, dan teori Malinowski (1923) yang memandang language use sebagai cara bertindak (a mode of action). Demikian, language function => language use => mode of action => speech act.
Sementara itu, tindak non-verbal menjadi objek yang lebih tepat dalam kajian semiotik pragmatik (pragmatic semiotics), di mana ikon (identitas), indeks (kausalitas), dan simbol (relatif-subjektivitas) juga merupakan interaksi makna. Pragmatik adalah tentang interaksi makna, berbeda dari deskripsi makna yang ditangani oleh semantik maupun sosiolinguistik. Sosiolinguistik yang merupakan deskripsi makna terkait dalam aspek sosial, bisa menjadi interaksi makna (dengan aspek sosial) sehingga akan menjadi: sosiopragmatik.
Salam Pragmatik!